FEATURED POST

<img class="aligncenter wp-image-59070 size-large" src="http://al-basyariyah.com/wp-content/uploads/2019/11/WhatsApp-Image-2019-11-14-at-19.44.15-1024x682.jpeg" alt="" width="640" height="426" />

Koordinator Gerakan Pramuka Al-Basyariyah (KOPRAM) Masa Bakti 2019-2020 telah menyelenggarakan Perkemahan Bantara Laksana yang berlangsung selama tiga hari, Selasa (12/11) s/d Kamis (14/11) di Bumi Perkemahan Punceling Pass, Ciwidey, Kab. Bandung.

Kegiatan yang diikuti oleh santri kelas 4 TMI dan 5 TMI sederajat ini bertujuan dalam rangka membina karakter, menguasai keterampilan serta mengasah kemampuan masing-masing peserta, baik itu di bidang intelektual, spiritual maupun emosional. Agar dapat meneruskan ke tahap berikutnya, terlebih dahulu mereka harus melengkapi seluruh poin yang terdapat dalam Syarat Kecakapan Umum (SKU) sesuai dengan tingkatannya.

Banyak sekali kegiatan menarik yang ada pada program ini, seperti tata boga, teknologi tepat guna, <em>games, survival, the night journey, </em>api unggun, dan lain sebagainya. Para peserta pun sangat antusias dalam menyukseskan acara ini. Dalam beberapa waktu ke depan, mereka akan resmi dilantik sebagai tanda bahwa mereka telah lulus dalam menyelesaikan SKU serta dapat melanjutkan ke tingkatan berikutnya.

Koordinator Gerakan Pramuka Al-Basyariyah (KOPRAM) Masa Bakti 2019-2020 telah menyelenggarakan Perkemahan Bantara Laksana yang berlangsung selama tiga hari, Selasa (12/11) s/d Kamis (14/11) di Bumi Pe......

<img class="aligncenter wp-image-59049 size-large" src="http://al-basyariyah.com/wp-content/uploads/2019/11/WhatsApp-Image-2019-11-10-at-15.53.58-1024x684.jpeg" alt="" width="640" height="428" />

Dalam agama Islam, menyembelih hewan merupakan pekerjaan yang tidak sembarang orang bisa lakukan, perlu pengetahuan dan keahlian khusus. Tidak banyak orang di lingkungan masyarakat yang memiliki keahlian di bidang tersebut. Menyikapi hal itu, bagian <em>ta’lim wal ibadah</em> OSPA Masa Bakti 2019-2020 Putra menggelar seminar dan praktek menyembelih hewan, Jumat (8/11).

Bagian <em>ta’lim wal ibadah</em> mengadakan kegiatan ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang penyembelihan, khususnya pada hari perayaan Idul Adha. Acara ini terbagi menjadi dua sesi, yakni teori dan praktek. Dimulai pada pukul 13.00 WIB, seluruh santri mengikuti sesi teori yang bertempat di Auditorium Putri sampai dengan pukul 14.00 WIB. Narasumber pelatihan adalah Al-Ustadz Endang Suhendi, S.Ag. (<em>mudir </em>TMI PP. Al-Basyariyah). Lalu dilanjutkan dengan praktek penyembelihan yang hanya diikuti oleh <em>marhalah ‘aliyah</em>. Adapun pembelian kambing untuk keperluan praktek, masing-masing santri <em>Aliyah </em>dibebani biaya sebesar Rp. 30.000,-/orang.

Program ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan oleh bagian <em>ta’lim wal ‘ibadah</em>. Mereka mengaku bahwa rencana untuk menggelar acara ini pada mulanya hanya sekedar bercanda. Namun, setelah dipertimbangkan lebih lanjut, mereka pun menyadari bahwa santri itu harus memiliki keahlian khusus. Terlebih mengenai tata cara menyembelih hewan qurban sesuai syari’at Islam.

Pada saat rencana ini dibicarakan kepada Al-Ustadz Endang Suhendi, S.Ag., beliau sangat mendukung akan adanya acara tersebut. Menurut beliau, “ketika santri memiliki kemampuan untuk menyembelih hewan, maka itu merupakan suatu kebanggaan tersendiri, karena untuk menyembelih hewan ternak tidak boleh sembarangan dan harus disertai dengan ilmunya.”

Selain itu, kegiatan ini pula bertujuan dalam rangka mensosialisasikan, memberikan pengetahuan dan keahlian memotong hewan qurban secara lebih mendetail. Karena banyak orang yang menyembelih hewan ternak, tetapi tidak mengetahui dasarnya. Oleh sebab itulah, mereka berinisiatif untuk mengadakan acara ini. “Kami bangga bisa menyelenggarakan acara ini, karena momentum ini sangat berharga bagi kami,” ujar M Syahrul Hasbi (6 TMI) selaku bagian <em>ta’lim wal ‘ibadah</em>.

Dalam agama Islam, menyembelih hewan merupakan pekerjaan yang tidak sembarang orang bisa lakukan, perlu pengetahuan dan keahlian khusus. Tidak banyak orang di lingkungan masyarakat yang memiliki keahl......

<img class="alignnone wp-image-58979 size-large" src="http://al-basyariyah.com/wp-content/uploads/2019/11/WhatsApp-Image-2019-11-06-at-13.32.04-2-1-1024x574.jpeg" alt="" width="640" height="359" />

Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung mengadakan Rapat Kerja pada Rabu (6/11) di <em>meeting room </em>Pondok Pesantren Al-Basyariyah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Majelis Pembimbing Ranting Kecamatan Margaasih, Unsur Kwaran dan Kwartir Cabang Kabupaten Bandung serta Kapolsek Margaasih.

Rapat kerja dimulai dengan upacara yang dilaksanakan pada pukul 08.30 WIB, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, lalu diisi dengan laporan dari Ketua Penyelenggara serta sambutan-sambutan.

Kak A. Hapid Sutrisna, S.Pd selaku Ketua Panitia mengatakan, rapat kerja tahun ini diadakan dalam rangka menyusun program kerja dan menyusun anggaran kegiatan untuk satu tahun kedepan.

Kemudian rapat ini disahkan secara resmi oleh Ka Mabiran Kec. Margaasih, Kak Asep Ruswandi. Upacara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ka Mabigus B. 30071, Kak Endang Suhendi, S.Ag. Selepas pelaksanaan upacara, dilaksanakanlah rapat kerja sampai dengan pukul 12.00 WIB.

Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung mengadakan Rapat Kerja pada Rabu (6/11) di meeting room Pondok Pesantren Al-Basyariyah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Maj......

previous arrow
next arrow
Slider

ABOUT US

Pondok Pesantren Al Basyariyah adalah Pondok Alumni Gontor yang didirikan pada tahun 1982 oleh Buya Drs. KH. Saeful Azhar, terletak di perkampungan tempat Eyang Cimindi keturunan Waliyullah Eyang Mahmud yang pada zamannya merupakan ulama tersohor di daerah Bandung Selatan.

Pondok yang didirikan dari nol ini, kini telah berkembang menjadi sebuah lembaga pendidikan yang memiliki luas tanah sekitar 17 ha. Kamar tempat mondok santri yang pada mulanya hanya sebuah gubuk yang sangat sederhana kini telah berjumlah ratusan lokal yang dapat menampung santri lebih dari 1500 orang. Selain itu, sebagai lembaga pendidikan yang dinamis dengan mengintegrasikan format pendidikan pesantren salafiyah dan khalafiyah, Pondok Pesantren Al Basyariyah telah mengalami kemajuan pesat lainnya. Alhamdulillah dalam perjalanan perjuangannya, Pondok Pesantren Al Basyariyah telah meluluskan ribuan alumni yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat khususnya dan wilayah nusantara umumnya.

Selengkapnya bisa dilihat di sini