FEATURED POST

<div></div>
Kedatangan sejumlah mahasiswa serta dosen Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor ke Pondok Pesantren Al-Basyariyah disambut hangat oleh segenap santri dan ustadz. Kunjungan mereka pada senin (4/3) sore itu tidak lain untuk mempererat kedekatan antar sesama pondok <em>mu’adalah </em>(pondok yang disetarakan dengan MTs atau MA)

Pondok Modern Darussalam Gontor yang sudah berdiri hampir satu abad ini berhasil mencetak kader-kader intelek. Al-Basyariyah adalah salah satu pondok alumninya yang sudah populer di Jawa Barat. Keduanya tidak pernah putus bersilaturrahmi dan bekerja sama demi terwujudnya generasi islami dari ranah pesantren

Mereka adalah siswa fakultas Tarbiyah (Pendidikan) jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) yang sedang menyempurnakan pendidikannya dalam rangka Studi Pengayaan Lingkungan (SPL). Selepas sholat isya berjamaah, majelis pimpinan dan peserta SPL melaksanakan acara utama yaitu sosialisasi pengenalan pondok yang telah didirikan oleh Buya, Drs. KH. Saeful Azhar sejak 1982 “Pondok ini menggunakan sistem pendidikan <em>Tarbiyatul Mu’allimin wal Mu’allimat Al-Islamiyah </em>(TMI). Sistem yang mengajarkan santrinya tentang keagamaan tanpa ada jurusan seperti IPA, IPS, dan lain sebagainya. Dengan demikian santri tidak akan mempunyai ijazah negara. Namun, tak perlu khawatir karena kedudukan <em>mu’adalah'</em> sudah disahkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Komarudin Amin pada SK No. 2791 tahun 2017.  Dan santri diwajibkan sekolah selama 6 tahun,”ujar Al-Ustadz H. Zen Anwar Saeful Basyari, S.Pd,I sebagai wakil pimpinanan ponpes Al- Basyariyah saat menyampaikan sambutan di <em>meeting room </em>pondok.

Al-Ustadz Endang Suhendi, S.Ag yang menjabat sebagai kepala sekolah  juga mengatakan kepada peserta SPL dalam sambutannya, “Kami adalah lembaga yang menitik beratkan disiplin dan <em>akhlaqul karimah, </em>barulah keilmuan setelahnya. Karena ilmu yang banyak tanpa adanya akhlaq yang baik bagaikan pohon tak berbuah.”

“Pengelolaanya juga dilaksanakan dengan disiplin yang sangat berbeda dari pondok-pondok lainnya, seperti <em>Tahanuts </em>(penjara) yang  sangat jarang sekali ditemukan di pondok lain,” ujarnya.

“Di luar sana banyak sekali pondok yang me-<em>label­­</em>-i dirinya sebagai pondok pesantren tapi tidak menjalankan sistem pesantren, artinya tidak menggunakan sistem pendidikan <em>Mu’adalah,” </em>ujarnya.

Acara tersebut kemudian diakhiri dengan sesi tanya jawab dan ditutup dengan ucapan terima kasih dari salah satu dosen fakultas Tarbiyah Al-Ustadz Aris Fahreza, M.Pd, ”Kesempatan baru bagi kalian siswa PAI semester empat untuk mengetahui sistem pendidikan pondok-pondok pesantren, khususnya pondok alumni Gontor. Kami ucapkan terima kasih banyak kepada ponpes Al-Basyariyah telah menyambut kami dengan sambutan yang sangat ramah dan fasilitas yang sangat nyaman. Terima kasih juga telah memperkenalkan pondok kepada kami sehingga kegiatan SPL ini menjadi lancar.”

&nbsp;

&nbsp;

&nbsp;

Kedatangan sejumlah mahasiswa serta dosen Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor ke Pondok Pesantren Al-Basyariyah disambut hangat oleh segenap santri dan ustadz. Kunjungan mereka pada senin (4/3) sore......

&nbsp;



Kita tidak akan pernah diangkat untuk mencapai tingkat kesuksesan yang lebih tinggi. Namun, kita dipilih untuk meraih kesuksesan oleh orang-orang yang menjadi rekan kerja kita atau bawahan kita.

Apa kesuksesan yang dimaksud? Yaitu terwujudnya kesuksesan roda kehidupan sesuai kadar-kadarnya. Ciri kesuksesan memimpin orang lain yaitu mereka bisa diarahkan untuk menjalankan tugas yang akan dihindari seandainya mereka tidak diarahakan (akan berjalan selaras)

Seorang murid tidak akan memenuhi tugas sesuai statusnya tanpa ada bimbingan tanpa ada pengasuh, tanda apa pengayom yaitu guru.



Begitupun santri, untuk menyantrikan santri dibutuhkan bimbingan dari majelis pembimbing salah satunya organisasi santri  agar jalan selaras dengan motto Buya Drs. KH Saeful Azhar yaitu “Disiplin tanpa hukuman bagai ular tak berbisa”

Pondok Pesantren Al-Basyariyah mengadakan acara serah terima jabatan dari oranisasi lama kelas 6 TMI kepada organisasi baru kelas 5 TMI di kompleks putra dan kompleks putri. Guna menstabilkan kedisiplinan di pondok, begitu juga organisasi lama menghadapi ujian akhir sehingga santri putri kelas 5 TMI sederajat sebagai organisasi baru beranggotakan 106 bagi Pengurus santri putra dan santri putri beranggotakan 226 pengurus. Menerima amanah sebagai bagian dari  lembaga kepemimpinan yaitu oragnisasi santri yaitu OSPA KOPRAM dan <em>Mudabbirotul Hujroh</em>


		<div data-carousel-extra='{"blog_id":1,"permalink":"http:\/\/al-basyariyah.com\/","likes_blog_id":109393475}' id='gallery-3' class='gallery galleryid-294 gallery-columns-3 gallery-size-quotmediumquot'><dl class='gallery-item'><dt class='gallery-icon'><a href="http://al-basyariyah.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG-20190307-WA0011.jpg" rel="prettyPhoto[gallery-]" title="IMG-20190307-WA0011"><img src="http://al-basyariyah.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG-20190307-WA0011-450x300.jpg" alt="" /></a></dt></dl><dl class='gallery-item'><dt class='gallery-icon'><a href="http://al-basyariyah.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG-20190307-WA0009.jpg" rel="prettyPhoto[gallery-]" title="IMG-20190307-WA0009"><img src="http://al-basyariyah.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG-20190307-WA0009-450x300.jpg" alt="" /></a></dt></dl>
			<br style='clear: both;' />
		</div>


Organisasi Putra untuk MB 2019-2020 yaitu :
<ul>
 	<li>OSPA (Organisasi Santri Pondok Pesantren Al-Basyariyah)</li>
</ul>
Diketuai oleh : Dede Teguh (5 TMI B)

Andhika Maulana I (5 TMI B)

Akmal Hibatullah (2 IPA B)
<ul>
 	<li>KOPRAM (Koordinator Pramuka)</li>
</ul>
Diketuai oleh : Heru Gunawan (5 TMI C)

Dadan Sukmana (2 IPA B)
<ul>
 	<li>MUDABBIR GHURFAH WAL MANTHIQOH (anggota kelas 4 TMI sederajat)</li>
</ul>
Diketuai oleh : M Arrizki (4 TMI)

Rizki Khaerul (4 TMI)

&nbsp;

Organisasi Putri untuk MB 2019-2020 yaitu :
<ul>
 	<li>OSPA (Organisasi Santri Pondok Pesantren Al-Basyariyah)</li>
</ul>
Diketuai oleh : Salma Fauziah R (5 TMI B)

Artica Ramadhani (5 TMI B)

Diana Sri A (2 IPA B)

Dinda Aulia (2 IPS B)

&nbsp;
<ul>
 	<li>KOPRAM (Koordinator Gerakan Pramuka)</li>
</ul>
Diketuai oleh : Solihannisa Barkiah (2 IPA B)

Raina Rahma (5 TMI B)
<ul>
 	<li><em>Mudabbirotul Hujroh </em>(MH)</li>
</ul>
Diketuai oleh : Annisa Nur Kholifah (5 TMI B)

&nbsp;

Acara berlangsung meriah di Auditorium putri dengan jadwal :

&nbsp;
<ul>
 	<li>Acara Pelantikan Mudabbir Ghurfah Wal Manthiqoh Putra : 22 Februari 2019</li>
 	<li>Acara Serah Terima Jabatan Putra : 25 Februari 2019</li>
 	<li>Acara Serah Terima Jabatan Putri : 3 Maret 2019</li>
</ul>
&nbsp;

“Semoga berlanjutnya organisasi santri di pondok tercinta ini, dengan semangat baru (anggota baru) bisa mengembalikan Al-Basyariyah yang dulu dan selektif terhadap buadaya luar yang sudah menjadi kebiasaan buruk santri”

&nbsp;

&nbsp;

(Siti Aulia Salsabila 2 IPA B)

&nbsp;

  Kita tidak akan pernah diangkat untuk mencapai tingkat kesuksesan yang lebih tinggi. Namun, kita dipilih untuk meraih kesuksesan oleh orang-orang yang menjadi rekan kerja kita atau bawahan kita......



Sekitar 150 siswa dari sekolah dasar pesantren Al-Basyariyah 1 cibaduyut pada rabu (20/2), mengadakan kunjungan ke pondok pesantren Al-Basyariyah 2. Maksud dan tujuan  kunjungan ini adalah untuk bersilaturahmi serta mengenalkan kepada santri cilik tentang bagaimana sunnah dan disiplin di pondok pesantren Al-Basyariyah 2.

Rombongan tiba pada pukul 08.00 WIB, di sambut hangat dan meriah oleh penduduk pondok. Setibanya di pesantren mereka beranjak ke <em>meeting room </em>untuk mengadakan pertemuan dan foto bersama. Dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-qur’an. Kemudian tim obade dari kelas 4 TMI sederajat menyanyikan hymne oh pondokku dan mars Al-Basyariyah. Lalu di lanjutkan dengan sambutan dari Al-ustadz Rahmat selaku guru SDP Al-Basyariyah 1.” Kami sangat senang dan berterima kasih sekali karena telah di dambut dengan meriah dan begitu baik,” ujarnya. Al- ustadz Endang Suhendi S.Ag mewakili Buya menyampaikan sambutannya. Pada pertemuan tersebut, dibuka pula sesi Tanya jawab.

Setelah acara pertemuan berakhir, mereka diajak berkeliling pondok untuk melihat suasana dan bangunan komplek putra dan komplek putri, acara di lanjut dengan sosialisasi kepengurusan OSPA dan KOPRAM. Hal ini di tujukan untuk memperkenalkan struktur keorganisasian pondok.


		<div data-carousel-extra='{"blog_id":1,"permalink":"http:\/\/al-basyariyah.com\/","likes_blog_id":109393475}' id='gallery-5' class='gallery galleryid-294 gallery-columns-3 gallery-size-thumbnail'><dl class='gallery-item'><dt class='gallery-icon'><a href="http://al-basyariyah.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG_5485_compressed.jpg" rel="prettyPhoto[gallery-]" title="IMG_5485_compressed"><img src="http://al-basyariyah.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG_5485_compressed-450x300.jpg" alt="" /></a></dt></dl><dl class='gallery-item'><dt class='gallery-icon'><a href="http://al-basyariyah.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG_5414_compressed.jpg" rel="prettyPhoto[gallery-]" title="IMG_5414_compressed"><img src="http://al-basyariyah.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG_5414_compressed-450x300.jpg" alt="" /></a></dt></dl>
			<br style='clear: both;' />
		</div>

Sekitar 150 siswa dari sekolah dasar pesantren Al-Basyariyah 1 cibaduyut pada rabu (20/2), mengadakan kunjungan ke pondok pesantren Al-Basyariyah 2. Maksud dan tujuan  kunjungan ini adalah untuk bers......

Arrow
Arrow
Slider

ABOUT US

Pondok Pesantren Al Basyariyah adalah Pondok Alumni Gontor yang didirikan pada tahun 1982 oleh Buya Drs. KH. Saeful Azhar, terletak di perkampungan tempat Eyang Cimindi keturunan Waliyullah Eyang Mahmud yang pada zamannya merupakan ulama tersohor di daerah Bandung Selatan.

Pondok yang didirikan dari nol ini, kini telah berkembang menjadi sebuah lembaga pendidikan yang memiliki luas tanah sekitar 17 ha. Kamar tempat mondok santri yang pada mulanya hanya sebuah gubuk yang sangat sederhana kini telah berjumlah ratusan lokal yang dapat menampung santri lebih dari 1500 orang. Selain itu, sebagai lembaga pendidikan yang dinamis dengan mengintegrasikan format pendidikan pesantren salafiyah dan khalafiyah, Pondok Pesantren Al Basyariyah telah mengalami kemajuan pesat lainnya. Alhamdulillah dalam perjalanan perjuangannya, Pondok Pesantren Al Basyariyah telah meluluskan ribuan alumni yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat khususnya dan wilayah nusantara umumnya.

Selengkapnya bisa dilihat di sini