FEATURED POST



Pondok Pesantren Al-Basyariyah kedatangan santri baru putri pada Ahad (4/7), sedangkan kedatangan santri baru putra pada keesokan harinya, Senin (5/7) dikarenakan sudah berlakunya PPKM Darurat di Kota Bandung.

Kedatangan santri baru kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang mana orang tua santri tidak diperkenankan turun dari kendaraannya walaupun hanya sekedar mengantar anaknya ke dalam kamar.

Petugas penerimaan santri baru yang terdiri dari jajaran SATGAS Covid-19 dan dibantu oleh seluruh pengurus Organisasi Santri Pondok Pesantren Al-Basyariyah (OSPA) dan Mudabbirul Ghurfah untuk menurunkan dan membawakan barang-barang yang sudah disemprot cairan disinfektan ke kamarnya masing masing.

Agar pondok tetap steril, kendaraan yang memasuki pondok disemprot cairan disinfektan. Lalu santri yang datang ke pondok wajib membawa surat keterangan surat tes rapid atau swab antigen dengan hasil negatif. Para santri juga terlebih dahulu melakukan screening guna memutus rantai penularan virus Covid-19.

"Saya rasa regulasi dan kebijakan yang ditetapkan oleh tim Satgas Covid-19 ini cukup tepat dalam menyambut kedatangan santri tahun ini, mengingat semakin banyaknya varian virus baru serta agar kondusivitas pondok tetap terjaga meskipun situasi saat ini semakin tidak terkendali," ujar Al-Ustadz Rafid Shidqi selaku Musyrif 'Aam Mudabbir Ghurfah Masa Bakti 2021-2022.

Pondok Pesantren Al-Basyariyah kedatangan santri baru putri pada Ahad (4/7), sedangkan kedatangan santri baru putra pada keesokan harinya, Senin (5/7) dikarenakan sudah berlakunya PPKM Darurat di Kota......

 



Seluruh Peserta Masa Bakti (PMB) Tahun Ajaran 2021-2022 yang terpilih di Al-Basyariyah Kampus Pusat mengikuti acara In-House Training (IHT) yang bertempat di Meeting Room yang dilaksanakan selama dua hari, Selasa-Rabu (29-30/6).

Acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Al-Basyariyah, Al-Ustadz H. Zen Anwar Saeful Basyari S.Pd.I yang menekankan bahwa Peserta Masa Bakti harus menjadi orang yang aktif dan produktif.

Materi yang disampaikan mencakup tugas pokok seorang peserta masa bakti, etiket keseharian dserta keterampilan mengajar. Acara tersebut bertujuan agar terwujudnya generasi pengabdi yang dapat mengimplementasikan visi dan misi pondok.

Peserta Masa Bakti Tahun Ajaran 2021 – 2022 berjumlah 65 orang, yang terdiri dari 24 orang santri putra dan 41 orang santri putri. Para peserta masa bakti mengikuti acara In-House Training selama dua hari, yang terbagi menjadi 7 sesi dengan materi yang berbeda tiap sesinya

Beberapa asatidz yang menjadi pemateri dalam acara In-House Training, diantaranya:
<ul>
 	<li>Al-Ustadz H. Zen Anwar Saeful Basyari, S.Pd.I.</li>
 	<li>Al-Ustadz Endang Suhendi, S.Ag.</li>
 	<li>Al-Ustadz Dadang Aji Permana, S.Fil., Hum.</li>
 	<li>Al-Ustadz H. Irwan Setiawan, M.Ag</li>
 	<li>Al-Ustadz H. M. Syamsul Imron, L</li>
 	<li>Al- Asep Mahmudin, S.H.I.</li>
 	<li>Al-Ustadz Agus Ahmad Hidayat, S,Th., M.Pd.</li>
</ul>
“Semoga In-House Training ini bisa menjadi pacuan dalam melaksanakan tugas pengabdian”, ujar Rendy Febrianto selaku Peserta Masa Bakti 2021-2022 ketika diwawancarai setelah selesai acara.

  Seluruh Peserta Masa Bakti (PMB) Tahun Ajaran 2021-2022 yang terpilih di Al-Basyariyah Kampus Pusat mengikuti acara In-House Training (IHT) yang bertempat di Meeting Room yang dilaksanakan sela......



AL-BASYARIYAH PERBAHARUI FASILITAS MENJELANG TAHUN AJARAN BARU

Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru 2021-2022, Pondok Pesantren Al-Basyariyah mengadakan perbaikan fasilitas pondok berupa pembaharuan serta pengecatan beberapa bangunan pondok. Hal ini bertujuan untuk memperindah fasilitas yang ada serta agar para santri dapat nyaman ketika berada di pondok.

Pembaharuan fasilitas serta pengecatan ulang bangunan yang merupakan program tahunan pondok ini dikerjakan oleh para karyawan pada saat berlangsungnya libur tahunan santri. Adapun fasilitas yang diperbaharui berupa gedung Usaha Dapur Pondok (UDP), kelas, relokasi atap sekitar masjid, dan lain sebagainya. Gedung UDP dibangun ulang sehubungan dengan terjadinya kebakaran pada malam Takbiran Idul Fitri pada Selasa (11/5) lalu.

Pembaharuan masih berlangsung hingga detik ini, dan direncanakan akan rampung pada bulan ..... mendatang.

“Kami memperbaiki fasilitas pondok yang rusak dan mengecat ulang beberapa bangunan, dikarenakan catnya sudah pudar, sekarang juga kami lagi menyelesaikan jalan menuju rayon B”, ujar Mang Ujang selaku karyawan pondok.

AL-BASYARIYAH PERBAHARUI FASILITAS MENJELANG TAHUN AJARAN BARU Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru 2021-2022, Pondok Pesantren Al-Basyariyah mengadakan perbaikan fasilitas pondok berupa pembaharu......

previous arrow
next arrow
Slider

ABOUT US

Pondok Pesantren Al Basyariyah adalah Pondok Alumni Gontor yang didirikan pada tahun 1982 oleh Buya Drs. KH. Saeful Azhar, terletak di perkampungan tempat Eyang Cimindi keturunan Waliyullah Eyang Mahmud yang pada zamannya merupakan ulama tersohor di daerah Bandung Selatan.

Pondok yang didirikan dari nol ini, kini telah berkembang menjadi sebuah lembaga pendidikan yang memiliki luas tanah sekitar 17 ha. Kamar tempat mondok santri yang pada mulanya hanya sebuah gubuk yang sangat sederhana kini telah berjumlah ratusan lokal yang dapat menampung santri lebih dari 1500 orang. Selain itu, sebagai lembaga pendidikan yang dinamis dengan mengintegrasikan format pendidikan pesantren salafiyah dan khalafiyah, Pondok Pesantren Al Basyariyah telah mengalami kemajuan pesat lainnya. Alhamdulillah dalam perjalanan perjuangannya, Pondok Pesantren Al Basyariyah telah meluluskan ribuan alumni yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat khususnya dan wilayah nusantara umumnya.

Selengkapnya bisa dilihat di sini