10 Apr

 

Arrow
Arrow
ArrowArrow
Slider

 

Panitia Ujian Nihai Pondok (UNP) dan Santri kelas akhir (NIHAI) telah melaksanakan acara penutupan Ujian Nihai pada Sabtu (6/4) lalu, bertempat di Meeting Room.

Setelah sekian lama santri kelas akhir tersebut menjalani masa studinya di Pondok Pesantren Al-Basyariyah, akhirnya mereka telah menyelesaikan segala uji tahap pembelajaran mengenai kelas akhir yang akan di lepas pada Selasa (9/4) untuk melaksanakan dakwah pondok sebagai batu loncatan bagi para santrinya. Oleh karena itu, ujian akhir kepondokan ini resmi di tutup oleh Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Al-Basyariyah, Al-Ustadz H Zen Anwar Saeful Basyari, S.Pd.I.

Penutupan Ujian Niha’i putra dilaksanakan pada pukul 09.30 sampai dengan pukul 11.00 WIB. Dan penutupan Niha’I putri dilaksanakan pada pukul 13.30 sampai dengan pukul 03.00 WIB Acara dibuka oleh Master of Ceremony, kemudian dilanjutkan dengan Pembacaan Ayat Suci Al Qur’an yang dilantunkan oleh salah satu peserta Niha’i dan yang terakhir sambutan- sambutan.

Sambutan pertama oleh Al-Ustadz H. M. Syamsul Imron, Lc. selaku ketua panitia Ujian Niha’i. Sambutan kedua oleh mudirul ma’had, Al-Ustadz Endang Suhendi, S.Ag. Dan sambutan yang terakhir oleh Al-Ustadz H. Zen Anwar Saeful Basyari, S.Pd.I selaku wakil pimpinan pondok sekaligus menutup pelaksanaan Ujian Niha’i secara resmi. Dalam sambutannya beliau berpesan, “Jangan sampai kosong waktumu, karena sedikit saja waktumu kosong maka kau akan hancur.” Sebagaimana pesan Buya Drs. Kh Saeful Azhar, “Manusia itu tidak enak dagingnya, karena manusia dilihat dari produktifitasnya.” Upacara penutupan UNP ditutup dengan do’a yang dibawakan oleh Al-Ustadz Musawa Fudhoil, S.Ag.

“Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur bisa memperoleh predikat peserta niha’i terbaik. Ini merupakan suatu hal yang membanggakan bagi saya. Segala keluh yang terlontar, segala peluh yang tercucur, segala lelah yang terasa kini terbayar sudah. Dan nyatanya, mempertahankan tidak semudah mendapatkan,” ujar Rafid Shidqi (6 TMI B) selaku peserta Niha’i terbaik dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 79,37. Dan untuk nilai terbesar di putri diraih oleh Mardliya Azda Putri Basyari dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 80,79 .

Semoga dengan ditutupnya ujian akhir ini menjadi langkah awal untuk memulai perjuangan di kancah masyarakat

 

Leave a Comment