07 Jul

previous arrow
next arrow
Slider

Pondok Pesantren Al-Basyariyah kedatangan santri baru putri pada Ahad (4/7), sedangkan kedatangan santri baru putra pada keesokan harinya, Senin (5/7) dikarenakan sudah berlakunya PPKM Darurat di Kota Bandung.

Kedatangan santri baru kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang mana orang tua santri tidak diperkenankan turun dari kendaraannya walaupun hanya sekedar mengantar anaknya ke dalam kamar.

Petugas penerimaan santri baru yang terdiri dari jajaran SATGAS Covid-19 dan dibantu oleh seluruh pengurus Organisasi Santri Pondok Pesantren Al-Basyariyah (OSPA) dan Mudabbirul Ghurfah untuk menurunkan dan membawakan barang-barang yang sudah disemprot cairan disinfektan ke kamarnya masing masing.

Agar pondok tetap steril, kendaraan yang memasuki pondok disemprot cairan disinfektan. Lalu santri yang datang ke pondok wajib membawa surat keterangan surat tes rapid atau swab antigen dengan hasil negatif. Para santri juga terlebih dahulu melakukan screening guna memutus rantai penularan virus Covid-19.

“Saya rasa regulasi dan kebijakan yang ditetapkan oleh tim Satgas Covid-19 ini cukup tepat dalam menyambut kedatangan santri tahun ini, mengingat semakin banyaknya varian virus baru serta agar kondusivitas pondok tetap terjaga meskipun situasi saat ini semakin tidak terkendali,” ujar Al-Ustadz Rafid Shidqi selaku Musyrif ‘Aam Mudabbir Ghurfah Masa Bakti 2021-2022.

Leave a Comment