23 Mar

 

ALBA JOGJA kembali mengunjungi ponpes Al-Basyariyah Sabtu (16/3) lalu dalam rangka silaturrahmi dan sosialisasi rutin yang mereka adakan setiap tahunnya. Di samping berbagi pengalaman, mereka ingin memotivasi santri agar tidak perlu pesimis dan khawatir tidak diterima di univeritas yang mereka idamkan.

Forum Silaturrahmi Al-Basyariyah Jogja (ALBA JOGJA) adalah ikatan alumni Al-Basyariyah yang bersekolah di berbagai universitas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Forum ini pertama kali didirikan oleh Luthfi Abdurrachman, seorang alumni yang sempat menjadi mahasiswa di salah satu universitas di Kota Pelajar tersebut. Tujuannya tidak lain untuk menjalin silaturrahmi antar alumni dan juga untuk menjadi wadah berbagi pengalaman. “Sebetulnya alumni Al-Basyariyah tidak hanya tersebar di Indonesia, adapun beberapa alumni yang bersekolah di Universitas Al-Azhar, Kairo. Tapi baru di Yogyakarta saja yang sudah membuat ikatan alumni semacam ini.” Ujar Aldy Eka Putra, salah satu anggota Bagian Penerimaan Tamu (BAPENTA).

Ketua ALBA JOGJA saat ini Dikdik Saeful Malik dalam sesi sosialisasi menuturkan pengalamanya ketika gagal terpilih di universitas yang ia inginkan, namun ia tetap gigih. Hingga akhirnya ia diterima di Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta dan mendapatkan beasiswa. “Kegiatan ini menjadi acara rutin setiap tahun untuk memberikan pandangan yang lebih cerah tentang kuliah, bahwasanya kuliah bukan masalah yang perlu dikhawatirkan untuk meraih cita-cita.” Ujarnya saat mengisi sosialisasi di meeting room pondok.

“Kuliah itu jangan takut biaya, sekarang beasiswa ada di mana-mana. Tinggal kitanya yang belajar dan jangan patah semangat biar bisa masuk universitas itu. ” Ujarnya.

Mereka juga menceritakan keistimewaan-keistimewaan kota Yogyakarta. “Kami sarankan kalian untuk kuliah di Jogja, di sana serba ada. Wisata gunungnya ada, laut ada, wisata budayanya juga ada. Kalian nggak akan bosan, kuliah bisa sambil explore tempat-tempat indah.” Kata Firmansyah, alumni yang sedang berkuliah di Universitas Terbuka.

Alangkah bahagianya suatu lembaga pendidikan, mampu menghasilkan alumni yang tersebar ke berbagai penjuru dunia, tentunya untuk mengamalkan dan menyebarkan ilmu yang telah didapatkannya selama belajar dulu. Bagi sebagian pelajar, pepatah “Tuntutlah ilmu walau pun sampai ke negeri  China” menjadi dorongan kuat untuk terus menambah pengetahuan. Di samping itu, ada kebahagiaan tersendiri bagi sebuah lembaga pendidikan, bisa mengantarkan alumninya bersekolah ke tingkat yang lebih tinggi, tentunya di lembaga yang lebih berkualitas pula. Jogjakarta menjadi bukti semangat santri Al-Basyariyah tidak pernah hilang dalam menambah keilmuannya. Di berbagai universitas di sana, mereka mencari dan berbagi ilmu untuk mewujudkan cita-citanya.

 

 

Leave a Comment