01 Oct

previous arrow
next arrow
Slider

Tepatnya pada malam sabtu dan malam minggu para panitia beserta santri 5 & 6 sederajat dan seluruh santri Pondok Pesantren Al-Basyariyah telah berhasil mensukseskan acara gebyar seni yang diselenggarakan pada (27/09) oleh santriwan Al-Basyariyah dengan mengusung tema “Santri Garda Terdepan Membina Peradaban” dan santriwati pada (28/09) dengan tema “Kreatifitas Atmosfer Muda Menggenggam Dunia”.

Acara Gebyar Seni tahun ini juga sebagai wujud rasa syukur atas disahkannya UU Pesantren pada selasa, 24 September oleh DPR. 

Acara yang dibuka dengan gema sholawat yang spektakuler ini, sukses membuat semua yang hadir bangga dan puas. Persiapan yang dilakukan selama satu bulan kurang ini telah berhasil memanjakkan mata juri. Selain itu gebyar seni 5637 putri berhasil menerapkan konsep video mapping yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Untuk kreasi video mapping tahun ini mengangkat cerita dari surat Al-Asr, dimana pada zaman ini banyak manusia yg belum bisa memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin. Penonton dibuat takjub dan menegangkan saat video mapping berlangsung karena video yang disuguhkan sangat menegangkan. 

Adapun acara tahun ini nampak berbeda karena banyaknya inovasi penampilan baru yang dimunculkan. Untuk di putri seperti angklung, lazer dance dan arabic band. Dan di putra seperti reog ponorogo, next lever choir dan tari kecak.

Adapun acara gebyar seni ini disponsori oleh Minna, Halwa Tea, Wardah, Ethica, Quadra, Rabbani, Albakery, Amanda, Madu Nusantara, Kunafe, Hop-Hop,Inna Cookies dan Oclo. Dan media partner yang terlibat yaitu Al-Basyariyah Multimedia Cender dan TVRI. Dan tak lupa acara gebyar seni ini pun ditampilkan secara “live streaming” di Channel Youtube Al-Basyariyah Official .

Leave a Comment