06 Oct

previous arrow
next arrow
Slider

Tepat pada tanggal 23-26 September 2019, sebanyak 20 santri Al-Basyariyah ikut berpartisipasi dalam acara Kemah Dakwah Santri Mu’adalah (KDSM) 2019, yang diselenggarakan di Taman Wisata Karangresik, Kota Tasikmalaya. Acara ini dihadiri oleh 11 pondok pesantren Mu’adalah yang ada di Jawa Barat dengan jumlah peserta 220 santri.

Kegiatan perkemahan ini lain dari biasanya, pasalnya perkemahan ini merupakan sarana dakwah pesantren mu’adalah, yang mana mereka saling berbagi pengalaman, mengutarakan visi dan misi, serta menunjukkan eksistensinya sebagai pesantren mu’adalah di Kota Santri tersebut.

Saat awal kedatangannya, para peserta dipersilahkan untuk mendirikan tenda di Bumi Perkemahan. Kegiatan KDSM dibuka pada malam hari oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, KH. Uu Ruzhanul Ulum dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Yaa Lal Wathon dan Mars Santri. Dalam pidatonya, beliau berharap agar Pondok Pesantren Mu’adalah dapat menjadi kekuatan bagi pondok pesantren lainnya di Indonesia.

KDSM berlangsung selama 4 hari dengan diisi oleh beragam materi dan kegiatan. Adapun materi yang diajarkan berupa ilmu Qira’ah, ilmu Fara’idh, tata cara pengurusan jenazah, manasik haji dan umroh, metode khutbah, tahlil dan istighotsah.

Puncaknya, para peserta diberikan kesempatan untuk menampilkan karya seni dari pondoknya masing-masing dengan disaksikan langsung oleh Kementerian Agama RI (Kemenag) dan warga setempat.

“Semoga acara Kemah Dakwah Santri Mu’adalah tidak hanya dari pesantren Mu’adalah Jawa Barat saja, semoga seluruh pondok Mu’adalah di Indonesia dapat mengikuti kegiatan perkemahan ini,” ujar Al-Ustadz Hafizh Naufal Fadhil selaku panitia acara.

Leave a Comment