31 Jul

previous arrow
next arrow
Slider

Pondok Pesantren Al-Basyariyah merayakan Hari Raya Idul Adha pada Jumat (31/7). Diawali dengan pawai keliling pondok dalam rangka syi’ar pesantren, juga syi’ar Islam.

Usai pawai, seluruh santri beserta majelis asatidz wal asatidzah berkumpul di Auditorium untuk melaksanakan shalat Idul Adha yang diimami oleh Al-Ustadz H. Irwan Setiawan S.Ag dan Al-Ustadz Rafi Fauzan Al Baqi, S.Sos.I selaku khatib.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Basyariyah, Buya Drs. KH. Saeful Azhar menyampaikan amanat kepada seluruh santri bahwasanya dianjurkan untuk melaksanakan shalat Jum’at, walaupun dalam sebuah riwayat dinyatakan boleh untuk mengganti dengan shalat dzuhur seperti biasa. Kemudian dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, tidak ada salaman. Selain karena adanya pandemi Covid-19, alasan lainnya adalah karena tidak akan cukup waktu untuk kegiatan lainnya seperti penyembelihan hewan qurban dan shalat jum’at, Begitupun Buya akan ziarah ke makam Almh. Hj. Ummi Syaja’ah. Beliau mempersilahkan acara salaman dilaksanakan pada hari selanjutnya, itu pun kalau mau ada acara salaman.

Selepas pelaksanaan shalat ‘Ied, diselenggarakanlah kegiatan penyembelihan hewan qurban. Tahun ini, panitia qurban menerima amanat hewan qurban sebanyak 18 ekor, yang terdiri dari 17 ekor domba dan 1 ekor sapi. Daging qurban kemudian didistribusikan kepada karyawan pondok, petugas UDP (Urusan Dapur Pondok) serta majelis guru.

“Bukan diukur banyak dan sedikitnya pemberian itu, tapi merupakan wujud syukur dari para santri bahwa tahun ini mereka bisa mengorbankan hartanya, maka sunnah disiplin ini untuk melatih mereka biasa mengorbankan sebagian hartanya, baik mereka sedang dididik di pondok dan itu menjadikan pelajaran yang sangat berharga bagi dirinya, baik ketika berada di muka bumi ini, ataupun sampai kelak ke akhirat tetap akan mengalir pahala dari ibadah mereka,” ujar Al-Ustadz Endang Suhendi, S.Ag. saat diwawancarai.

Leave a Comment