24 Aug

Pondok Pesantren Al-Basyariyah telah melaksanakan peletakan batu pertama sebagai simbolis pembangunan Masjid Jami Pondok Pesantren Al-Basyariyah Kampus 2 Cigondewah, Kab. Bandung, pada Ahad (22/8), mulai dari pukul 09.30 WIB s/d 10.30 WIB. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Buya, Drs. KH. Saeful Azhar selaku Sesepuh, Pendiri dan Pimpinan Umum Pondok Pesantren Al-Basyariyah.

Acara dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat yang diwakili oleh Kepala Biro Kesra Provinsi Jawa Barat, majelis pimpinan, majelis guru, panitia pembangunan Masjid, beserta tamu undangan. Seluruh santri menyaksikan acara tersebut melalui layar lebar yang dipasang di Aula, sedangkan para alumni serta orang tua santri menyaksikan siaran langsung melalui platform YouTube Al-Basyariyah Official.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Rindang Hira Setiawan menyampaikan dalam sambutannya, “Masjid di Al-Basyariyah sudah tidak lagi memungkinkan untuk dijadikan tempat ibadah, karena lantai 1 tergerus oleh sedimentasi sungai, lantai 2 sudah bocor, bahkan temboknya sudah mengelupas. Rasa prihatin ini sejujurnya semua dialami, kami sangat prihatin menyikapi masjid yang sudah tak lagi layak dipakai beribadah”.

Ketua Yayasan Bumi Jannah Iliyyin, Al-Ustadz H. Zen Anwar Saeful Basyari, S.Pd.I juga menyampaikan bahwasanya, “Kurang lebih 27 tahun sudah masjid ini berdiri dan 27 tahun itu pula masjid ini melahirkan para ulama, tokoh masyarakat. Maka kebanggaan masjid inilah yang kami banggakan sejak berdirinya pondok ini. Karena pada hakikatnya masjid adalah pusat peradaban umat, dan dari masjid pula pendidikan itu bermula. Dengan pembangunan ini, semoga bisa lebih banyak melahirkan para ulama dan tokoh masyarakat, karena kemerdekaan Indonesia tak lepas dari peran para santri dan kyai. Maka tanggung jawab pesantren ialah untuk terus mengawal NKRI. Meski banyak bangunan yang kami korbankan dalam pembangunan masjid ini, semoga para santri selalu mendapat Kesehatan, penjagaan dan perlindungan dari Allah SWT”.

Rencananya dana yang dianggarkan untuk pembangunan masjid ini sebesar Rp. 15.000.000.000,-. Dan telah terkumpul dana wakaf sebesar Rp. 1.223.307.150,- yang berasal dari pimpinan pondok, dewan guru, unit usaha Pondok, serta para donatur. In syaa Allah, Masjid Jami Pondok Pesantren Al-Basyariyah akan dibangun tiga lantai berkapasitas 3.000 jamaah dengan luas 17×45 m.

Leave a Comment