09 Jul

Sehubungan dengan datangnya santri baru yang berjumlah 619 orang, Pondok Pesantren Al-Basyariyah menyelenggarakan kegiatan PEPELING (Pekan Pengenalan Lingkungan) yang dilaksanakan mulai dari Ahad (5/7) sampai dengan Kamis (16/7) setiap setelah Isya di Auditorium. Pepeling berasal dari kosakata Bahasa Sunda yang berarti ‘pengingat’. Diadakannya kegiatan tersebut bertujuan agar menjadi pengingat bagi santri perihal sistem dan disiplin yang berlaku di Pondok Pesantren Al-Basyariyah.

Wakil Pimpinan Pondok, Al-Ustadz H. Zen Anwar Saeful Basyari, S.Pd.I. menjadi narasumber pada Senin (6/7) malam. Dalam kesempatan tersebut, beliau menjabarkan struktur kepengurusan Pondok Pesantren Al-Basyariyah. Selain itu, beliau pun memperkenalkan staf pengasuhan santri serta Peserta Masa Bakti (PMB) satu per satu di hadapan santri.

Saban tahun ajaran baru tiba, pengenalan staf pengasuhan dan PMB merupakan suatu kegiatan yang lumrah dilaksanakan. Hal ini dimaksudkan agar mereka dapat mengenal pengasuhnya dengan baik, pun supaya tidak merasa kesulitan bilamana membutuhkan sesuatu.

Di samping itu, beliau juga memperkenalkan sekaligus mempertegas bahwasanya Al-Basyariyah menerapkan satuan pendidikan mu’adalah (disetarakan dengan sekolah negeri). Hal itu demi memahamkan santri baru yang belum akrab dengan segala hal yang bersangkut paut dengan mu’adalah itu sendiri.

Berdasarkan Peraturan Menteri Agama No. 18 Tahun 2014, satuan pendidikan mu’adalah adalah satuan pendidikan keagamaan Islam yang diselenggarakan oleh dan berada di lingkungan pesantren dengan mengembangkan kurikulum sesuai kekhasan pesantren dengan basis kitab kuning atau dirasah islamiyah dengan pola pendidikan muallimin secara berjenjang dan terstruktur yang dapat disetarakan dengan jenjang pendidikan dasar dan menengah di lingkungan Kementerian Agama.

Adapun materi PEPELING yang disampaikan sebagai berikut:
– Sosialisasi adaptasi kebiasaan baru
– Pengenalan struktur kepengurusan
– Nilai- nilai kepesantrenan
– Pengenalan kurikulum Muadalah dan TMI
– Sunnah dan disiplin berperilaku, bergaul, dan media sosial
– Pentingnya akhlaq dan ilmu
– Bakti kepada Orangtua dan pensucian diri
– Sunnah dan disiplin berpakaian
– Sejarah Pondok Pesantren
– Sunnah dan disiplin berbahasa
– Peran Santri, Ulama, dan Pesantren bagi Masyarakat dan Negara

Dengan adanya program ini, diharapkan santri baru dapat mengenal Al-Basyariyah secara lebih komprehensif, juga mampu beradaptasi dengan lingkungan pesantren lebih baik lagi.

 

previous arrow
next arrow
Slider

Leave a Comment