26 Jul

previous arrow
next arrow
previous arrownext arrow
Slider

Seluruh santri Angkatan 33 Pondok Pesantren Al-Basyariyah, Courageous Reformer Generation menyelenggarakan acara wisuda santri pada Ahad (11/7) di Auditorium. Peserta wisuda kali ini berjumlah 292 orang, terdiri dari 103 orang wisudawan dan 189 orang wisudawati.

Wisuda kali ini merupakan kali kedua diselenggarakan di tengah pandemi. Bedanya, tahun lalu orang tua diperkenankan memasuki lokasi acara, sedangkan untuk wisuda kali ini orang tua tidak diizinkan menyaksikan secara langsung sehubungan dengan adanya program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dari Pemerintah RI. Alhasil, untuk wisuda tahun ini orang tua hanya bisa menyaksikan anaknya diwisuda secara online melalui platform Zoom Meeting yang disiarkan langsung oleh kru Al-Basyariyah Multimedia Centre (AMC).

Agenda Khataman Santri ini dihadiri oleh majelis pimpinan, guru-guru, ketua IKAPA (Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Al-Basyariyah), satu perwakilan orang tua wisudawan yang hadir di lokasi, juga seluruh orang tua/wali wisudawan/ti yang berpartisipasi secara daring.

Seluruh peserta wisuda serta para partisipan yang hadir di lokasi acara betul-betul menjalankan protokol kesehatan yang ketat, yaitu dengan menggunakan masker selama acara berlangsung, memakai hand sanitizer serta tempat duduk yang dibuat berjarak (social distancing).

Acara berlangsung lancar dan tertib, dimulai dari pukul 08.30 WIB s/d 12.00 WIB. Didahului oleh parade lighting, pembacaan ayat suci Alquran oleh M. Fajri Hidayat selaku salah satu wisudawan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Oh Pondokku dan Mars Al-Basyariyah yang dipandu oleh M. Adzka Rachman, santri kelas 6 TMI.

Selanjutnya adalah penyampaian sambutan-sambutan, yang dibawakan oleh Dede Teguh selaku perwakilan wisudawan, Salma Fauziyah selaku perwakilan wisudawati, Bpk. Dr. Enjang Muhaemin, M.Ag. selaku perwakilan orang tua/wali wisudawan/ti, Al-Ustadz Endang Suhendi, S.Ag. selaku Direktur TMI serta Al-Ustadz H. Zen Anwar Saeful Basyari, S.Pd.I. selaku wakil pimpinan pondok.

Setelahnya sambutan-sambutan disampaikan, bendahara wisuda Angkatan 33, Jidan Alpha Tsugiwan dan Adela Rizqiani menyerahkan simbolis wakaf dari angkatan 33 kepada Pondok Pesantren Al-Basyariyah sebesar Rp. 56.100.000,-.

Lalu, sampailah pada puncak dari keseluruhan acara, yaitu penyematan medali dan penyerahan Risalah ar-Ridha oleh Majelis Pimpinan Pondok. Disambung oleh Al-Ustadz H. Jajang Rohman, S.Pd.I. selaku ketua umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Al-Basyariyah (DPP IKAPA) yang menyampaikan sambutannya serta meresmikan Angkatan 33 sebagai anggota IKAPA.

Kemudian seluruh wisudawan dan wisudawati menyanyikan dua buah lagu ciptaan salah seorang wisudawan, Feby Rachmat Sopian, dengan judul “Albaku, Albamu, Alba Kita Semua” dan “Beribu Hari Lamanya” yang dikhususkan untuk majelis guru Pondok Pesantren Al-Basyariyah. Acara khataman diakhiri dengan pembacaan doa oleh Al-Ustadz H. Ujang Husni, S.Pd.I.

“Wisuda tahun ini menjadi sejarah pertama bagi kami, wisuda yang menjadi pembeda dengan wisuda sebelumnya. Meskipun pada hari wisuda dimana hari yang seharusnya ada sosok ibu dan ayah menemani, tetapi karena takdir Allah lebih baik yang mana kita harus rela menghadapi ketidak hadiran sosok mereka disini. Sehingga gelora ini kami persembahkan untuk ayah ibu kami. Namun ini menjadi motivasi bagi kita semua bahwa kita harus membuat orang tua kita bangga dimanapun, kapanpun, dan di dalam kondisi apapun,” ujar Salma Fauziyah selaku Perwakilan Wisudawati.

Leave a Comment